timnas U19 VS IRAN

Garuda Muda Ikuti Jejak Seniornya, Di Taklukkan Iran

Takluk dari Iran, Garuda Muda Ikuti Jejak Seniornya

Takluk dari Iran, Garuda Muda Ikuti Jejak Seniornya

Bolamaniac.com – Timnas U-19 harus kembali mengakui keunggulan Timnas Iran dengan skor yang mencengangkan 2-4, pada laga persahabatan yang digelar di stadion patriot candrabaga, Bekasi. Kekalahan ini mengikuti jejak kekalahan seniornya yang terdahulu yang takluk dengan skor tiipis 2-3 dari timnas Malaysia Kamis (5/9/19) pada pertandingan kualifikasi Piala Dunia 2022 zona Asia. Dua kekalahan beruntun ini jelas menjadi momen menyedihkan bagi sepak bola nasional.

Paska kekalahan 2-4 dari Iran. Timnas Garuda U-19 kembali akan memnantang tim yang sama pada tanggal 11 september 2019 di stadion Mandakala Krida, Yogyakarta.

Jalannya Pertandingan

Awal-awal babak pertama sebenarnya Timnas Garuda muda bisa menguasai jalannya pertandingan. Umpan-umpan pendek yang dimotori Bheckam Putra beberapa kali cukup mengancam gawang Iran. Namun penyelasaian akhir yang belum optimal membuat gawang Iran masih tetap perawan. Justeru Iran unggul lebih dulu lewat eksekusi penalti yang dilakukan Yasin Salmani pada menit ke-15. 0-1 buat keunggulan tim tamu. Hukuman penalti ini terjadi akibat pelanggaran yang dilakukan Ridho Rizki di dalam kotak terlarang dengan cara mengganjal kaki lawan lewat belakang.

Paska ketinggalan, Indonesia mencoba mengejar ketertinggalan. Hasilnya cuma bisa mengancam gawang Iran saja. Yaitu, melalui tendangan bebas Beckam Putra pada menit ke-18, yang berhasil dibendung penjaga gawang sehingga menghasilkan tendangan sudut. Kemudian peluang emas lainnya datang pada menit ke-36. Gocekan indah Faturachman melewati hadangan tiga pemain lawan dalam kotak penalti tidak bisa dimanfaatkan dengan baik. Tendangannya melenceng ke kiri gawang lawan. Sampai babak pertama usai kedudukan tetap 0-1 bagi keunggulan tim lawan.

Baca Juga Artikel Ber

Usai turun minum, Timnas Garuda U-19 mampu menyamakan kedudukan menjadi 1-1 lewat tendangan Muhamad Fajar Faturachman pada menit ke-48, setelah mendapat umpan silang mendatar dari Beckham Putra dari sisi kiri. Namun gol balasan itu seolah membangunkan macan tidur Timnas Iran. Hanya dalam waktu 12 menit paska kebobolan, Iran sukses menyarangkan tiga gol lewat kaki Ali Sarhari (51), Aria Barzegar (57) dan Mahdi Hasimrezat (60).

Ketinggalan 1-4, Timnas Garuda Muda mencoba untuk mengejar kedudukan lewat serangan sporadis. Namun sayang beberapa peluang lewat kaki Bekcham Putra, Bagus Kaffi maupun Supriadi tidak mampu menjebol gawang lawan.

Timnas Garuda baru bisa merubah kedudukan menjadi 2-4 setelah Bagus Kaffi berhasil menjebol gawang Iran pada menit ke-86. Gol tersebut menjadi gol terakhir yang tercipta pada laga itu. Kedudukan 2-4 bertahan sampai wasil meniup peluit panjangnya pada 1×45 menit babak ke dua.