Perseteruan Zidane Vs Gareth Bale

Perseteruan Zidane Vs Gareth Bale

Bolamaniac, Jakarta – Perseteruan Zidane Vs Gareth Bale belakangan ini kembali memanas dan menjadi sorotan.Perseteruan zidane sudah merengkuh sejumlah prestasi bergengsi di bawah bendera Real Madrid, tetapi tak jarang pula terdengar kontroversi yang mengaitkan keduanya. Contohnya saja pada laga final Liga Champions 2018, saat Real Madrid berhadapan dengan Liverpool di Kiev, Ukraina. dilansir dari Bola online indonesia.

Perseteruan Zidane Vs Gareth Bale

Di liput dari Bandar Bola Online Perseteruan Zidane Kala itu, tersiar rumor bahwa Bale tak mendapatkan kepercayaan dari Zidane untuk tampil sebagai starter laga tersebut. Benar saja, Bale saat itu memang dibangkucadangkan. Namun, sang pemain akhirnya dimainkan dan justru menjadi pembeda dengan mencetak 2 gol pada menit ke-64 dan 83.

Real Madrid pun kemudian menjadi juara Liga Champions untuk kali ketiga secara beruntun, berkat kemenangan 3-1 atas Liverpool, Menurut dari Agen Bola Online. Menariknya, usai laga tersebut, Bale berbicara dalam sebuah sesi wawancara bahwa dia akan berkomunikasi dengan agen terkait masa depannya di Real Madrid.

Perseteruan Zidane

Pasca-keberhasilan Real Madrid menjuarai Liga Champions 2018, Zidane memutuskan untuk menanggalkan jabatannya selaku pelatih. Dengan Perseteruan Zidane, banyak yang menilai bahwa Bale sepertinya telah memenangi “perseteruannya” dengan sang juru taktik. Nyatanya, Zidane malah kembali ditunjuk sebagai pelatih Real Madrid pada 11 Maret 2019. Setelah kembalinya Zidane di Real Madrid, Bale memang diturunkan dalam 8 pertandingan Liga Spanyol. Namun setelah itu, isu friksi di antara keduanya kembali mencuat. Hal tersebut diperkuat karena Bale sama sekali tak dimainkan pada 3 laga terakhir Liga Spanyol musim 2018-2019.

Pada laga pramusim International Champions Cup 2019 di Houston, Amerika Serikat kontra Bayern Muenchen, di lansir dari Judi bola resmi Sabtu (20/7/2019) lalu, Bale juga tak disertakan. Dalam laga tersebut, Real Madrid menelan kekalahan 1-4 dari Bayern dengan mengandalkan mayoritas pemain utama. Bale disebut tidak bergabung bersama Zidane dan pemain El Real lainnya di Houston karena harus mengejar jadwal penerbangan. Namun, alasan itu sepertinya tidak membuat isu konflik antara Bale dan Zidane mereda.

Agen Gareth Bale, Jonathan Barnet, telah mengeluarkan sejumlah pernyataan yang mengindikasikan bahwa sang pemain ingin bertahan di Real Madrid. Bale pun sempat bergabung bersama agenda pramusim klub di Montreal, Kanada, tetapi dia tak dimainkan pada laga uji coba perdana di sana. Terkait alasan tersebut, Zidane dengan jelas menyatakan bahwa pihak klub sedang mencoba untuk menjual Bale. “Bale ditinggalkan karena klub sedang berusaha menjualnya. Jika dia bisa pergi besok, itu akan lebih baik,” ujar Zidane kepada Agen judi Sbobet.

“Ini bukan masalah pribadi, saya tidak punya apa-apa untuk melawan Bale, tetapi saya harus membuat keputusan,” ucap Zidane melanjutkan. Zidane kemudian menegaskan bahwa semua langkah yang diambil demi kebaikan klub ke depannya. “Pergi adalah keputusan dari pelatih, dan juga pemain, yang tahu seperti apa situasinya,” tutur Zidane. Sejauh ini, belum ada banyak tawaran untuk Gareth Bale. Namun, Tottenham Hotspur atau klub China menjadi solusi yang paling memungkinkan jika Bale benar-benar pergi dari Real Madrid.

Tottenham, yang merupakan bekas klub Bale, menjadi pilihan bagus bagi Real Madrid karena mereka bisa mendulang dana segar dari transfer itu. Di sisi lain, opsi ke klub China bisa menjadi pilihan menguntungkan untuk Bale karena sang pemain punya kesempatan untuk mempertahankan gaji besarnya yakni 17 juta euro (Rp 265,9 miliar) per tahun. Saat ini, Bale sendiri masih memiliki kontrak berdurasi 3 tahun dengan Real Madrid. Hingga detik ini, belum jelas akan seperti apakah masa depan karier Bale. Namun, satu hal yang pasti, hubungan antara sang pemain dan pelatih kian memburuk.